Kajian Sabtu : 9 Pebruari 2019
Satu ujian yang beriberikan Allah SWT kepada hamba hambanya adalah ujian cinta.
Karena cinta bagi manusia adalah sesuatu yang tidak pernah lepas dari sisi
kehidupan di dunia, bahkan di Akherat. Karena segala penciptaan yang datang
dari Allah merupakan bentuk Cinta-Nya kepada mahluk.
Allah berfirman dalam al Qur’an
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang
diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis
emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). ( Q.S. Ali Imran : 14 )
Rangkaain ujian yang akan di berikan Allah kepada seseorang yang pertama adalah tentang wanita ( Istri, pedamping, perempuan) bagi seorang laki-laki , dan sebaliknya ( suami, pendamping, pria lain, bagi seorang perempuan )
Rangkain dimulai dari seorang wanita atau laki-laki masuk akil baligh. dimana semua beban - beban dan tenggung jawab secara syariat sudah terpenuhi bagi seorang muslim/muslimah.
Maka disaat itu pula ujian tentang cinta adalah ujian terhadap
lawan jenis,yang wanita menyukai laki-laki dan laki-laki mulai menyukai wanita. hal ini bersumber dari hawa nafsu masing - masing.
dalam hal ini Islam adalah agama yang sangat Adil. Islam tidak menyuruh membunuh hawa nafsu
yang muncul dalam diri, juga tidak mengijinkan untuk mengumbar
hawa nafsu. dalam ajaran Islam Hawa nafsu merupakan anugrah sebagai karunia untuk di syukuri, sekaligus di kendalikan. dan barang
siapa yang mempu mengendalikan hawa nafsu itu maka dia akan sampai pada derajat yang tinggi dan kemulian di sisi Allah SWT.
Artinya :
40. Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari
keinginan hawa nafsunya, 41. Maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggal(nya). ( Q.S Annaziyat )
Maka apabila kita mampu mengendalikan dan mengarahkan segala bentuk hasrat dan hawa nafsunya untuk hal yang positif dan bermanfaat saja, dan tidak jatuh kepada perkara yang negatif. maka kemuliaan dalam surgalah sebagai tempat tinggalnya.
jadi Kunci di sini adalah untuk menjaga mengendalikan hawa nafsunya.
Dalam al quran seorang pemuda yang bernama yusuf telah membuktikan kemulian yang dia dapat di sisi Allah di dunia. Andaikan dia menurutkan hawa nafsu yang dia rasakan saat seorang perempuan mengajak untuk berbuat nista dan keji, dalam keadaan lapang dan keduanya berkehendak untuk melakukan. Apakah Yusuf akan mendapatkan kemuliaan tersebut ?
Ternyata yusuf senantiasa meminta pertolongan, perlindungan dan bimbingan kepada Allah SWT
Itulah kisah nabi yusuf yang menuai kemuliaan di dunia dan akherat.
Itulah kisah nabi yusuf yang menuai kemuliaan di dunia dan akherat.
agar dapat mengendalikan hawa nafsunya.sehingga dalam ujian tentang wanita, dia berhasil Lulus dengan sesuatu yang menunjukkan bahwa dia adalah orang yang mulia yaitu Robeknya baju bagian Belakang
Ketika seseorang berkeinginan untuk tertarik kepada lawan
jenis atau jatuh cinta, maka seorang muslim muslimah harusnya memfokuskan pikiran
tersebut kedalam hal yang bersifat ibadah, mempersiapkan diri dalam menyongsong
masa depannya yaitu menikah atau berurumah tangga.
Dia akan mempersiapkan diri baik berupa persiapam spiritual,
sosial, finansial, bahkan mempersiapkan beban kehidupan rumah tangganya nanti,
sehingga dia siap sampai akhir waktunya menjalankan qadar Nya.







About the Author
0 komentar: